StarOne pada akhir November 2007 meluncurkan sebuah promo yang dalam pandangan saya sangat luar biasa, ngobrol sepuasnya antar sesama pengguna StarOne dan juga tarif khusus untuk melakukan panggilan ke jaringan GSM Indosat groups. Sebagai pengguna layanan pasca bayar StarOne dan juga pemakai GSM Indosat ditambah relasi yang sebagian besar menggunakan produk telepon dari Indosat Groups, saya langsung memanfaatkan promo ini, bahkan sehari sebelum program dimulai saya telah mendaftarkan nomor saya untuk program ini. Berita re-lunch StaOne oleh jajara direksi Indosat pada ulang tahun yang ke 40 membuat saya yakin program ini telah dipikirkan secara matang.
Satu minggu berjalan tidak ada kendala karena proses telepon masih normal, setelah memasuki bulan desember 2007 dimana grup band Nidji membombardir dengan nyanyian “Ngorbit - Ngobrol Irit pakai StarOne” dan juga poster2 yang sangat luar biasa menghiasi jalanan Surabaya tentang program promo ini saya merasakan sangat tidak nyaman menggunakan StarOne, telepon susah - drop call - sms lambat menjadi rutinitas dalam aktifitas telepon saya. Dengan sedikit jengkel karena mengetahui sekalipun komplain pasti tidak ada jawaban memuaskan karena saya sadar promo ini pasti menarik banyak pengguna baru dan tingat call menjadi jauh lebih banyak. Akhirnya saya hanya bisa sedikit meng-gubah lagu promo dari StarOne menjadi sedikit berbeda : ” Ngorbit - Ngobrol SULIT pakai StarOne ” dan berharap semoga program ini tidak diperpanjang sehingga saya tidak harus beralih ke jaringan telepon lain yang tentunya membutuhkan efot yang tidak sedikit.
Lalu apa yang bisa dipelajari dari kasus ini dalam bisnis kita ?
Dalam bisnis ada 2 kategori utama yang harus diperhatikan : Distribusi dan Marketing, 2 hal utama ini memiliki perbandingan 50 : 50 dalam sebuah Bisnis. Perusahaan bisa berjalan baik jika memiliki Distribusi yang bagus dan juga Marketing yang bagus, keduanya tidak dapat dipisahkan. Secara singkat dapat digambarkan sebagai berikut : Apalah artinya memiliki semua sistem, peralatan, dan service nomor satu di dunia tetapi tidak memiliki pelanggan yang mampu menghidupi jalannya perusahaan karena sistem marketing yang buruk. Sebaliknya memiliki program marketing bagus dan juga tingkat sales yang tinggi, tetapi hanya produk yang dihasilkan adalah produk buruk, service yang buruk, deliveri yang lambat dan banyak kendala yang akan dihadapai pembeli setelah melakukan transaksi dengan perusahaan.
StarOne telah mampu melakukan proses marketing dengan sangat baik dengan promo ini, tetapi di sisi lain Distribusi tidak ditingkatkan seiring dengan proses marketing yang dilakukan, dengan program marketing sebagus apapun tanpa deliveri yang bagus niscaya orang hanya akan mencoba sekali dan kemudian membuang produk tersebut. Fenomena StarOne yang lebih aneh ada di daerah Kebagusan - Jakarta selatan, tempat tinggal saya jika sedang berada di Jakarta bahkan tidak mendapatkan satu bar sinyal dari StarOne, lokasi rumah saya hana berjarak kurang dari 1 km dari kantor Indosat-M2, saya hanya bisa bergumam karyawan Indosat disana ga ada yang pakai StarOne dong kalau sinyal aja tidak ada ?
Perusahaan yang mempunyai bugdet Marketing besar mungkin tidak begitu merasakan proses deliveri yang tidak baik, tetapi untuk bisnis2 yang dalam fase start up 2 hal utama tersebut tidak boleh dilewatkan. Keduanya harus seiring sejalan jika tidak maka tinggal menunggu waktu mati dengan cepat. Setiap program promosi harus selalu dikalkulasikan dengan distribusi yang harus disiapkan.
Apabila saat ini bisnis Anda sedang melakukan hal yang sama dengan apa yang dilakukan StarOne dengan distribusi pada promo-nya, segera fokuskan perhatian pada distribusi Anda. Keberhasilan peningkatan sisi Marketing Anda saat ini hanyalah keberhasilan semu. Tanpa peningkatan distribusi dengan segera keberhasilan program marketing Anda hanya akan menjadi sarana bunuh diri yang sangat efektif. Anda telah berhasil 1/2 perjalanan hal ini luar biasa karena tidak semua mampu melalui ini, tinggal 1/2 langkah lagi yang harus ditempuh untuk menjadi sebuah bisnis yang berjalan dengan baik.
Pertanyaan berikutnya adalah, bagaimana mengetahui tingkat distribusi bisnis kita ? Tentu Anda sendiri yang bisa menemukan jawabannya dengan MENDENGAR apa yang pelanggan Anda rasakan dan katakan ….. Bukan hal yang sulit buat pelanggan Anda untuk menggubah tagline promosi Anda seperti halnya saya menggubah “Ngorbit - Ngobrol Irit pakai StarOne” menjadi “Ngorbit - Ngobrol SULIT pakai StarOne”
Isn’t that ….. Interesting ?
December 17th, 2007 at 15:49
Selamat Atas Launching Blognya pak,
December 18th, 2007 at 0:29
Kenape mas dengan starone hihihihi…
ganti esia? ato Fleksi?
mbok ya beli lagi…Esia cuman Rp. 199.000 hehehe.
ato beli fleksi..so Aman Jaya.
Saya sedia Fleksi ama Starone kok..
bukan apa-apa starone murah nang group’e indosat masalahnya.
Oh ya…selamat blognya dah launch.
semoga sukses selalu.
December 18th, 2007 at 16:46
#1 Terimakasih, Sukses juga buat Mas Dwi
#2 Semoga ada perbaikan dari StarOne sehingga ngga harus ganti nomor, hehehe harganya memang ga seberapa tetapi efot pergantian nomor telepon adalah harus publish nomer baru ke relasi :d
December 19th, 2007 at 9:27
wah hebat sekarang negh pak danton & masih cinta juga sama indosat…hehehehe…sukses selalu…mungkin masih ingat sama diriku…
December 19th, 2007 at 9:55
Selamat blognya dah launch.
Kalo saya karena udah lama pake starone, berharap banyak yang pake starone. Lumayan khan kalo bisa ngobrol sepuasnya apalagi ama relasi bisnis.
Promo ini khan lebih baek mas, seperti berlangganan internet yang unlimited. Jadi ga pusing mikirin belanja pulsa terus menerus karena udah fix 25rb sebulan.
Hayo pake starone..buat yang udah pake sabar aja..smoga semakin ditingkatkan pelayanannya.
Alhamdulillah, silaturrahim jadi lebih lancar, karena jamannya orang pada sibuk. HP jadi sarana yang efektif.
Semoga sukses yah..
January 6th, 2008 at 0:53
menurut saya sampai sekarang star1 tetap yang terbaik untuk CDMA di surabaya…
ada kendala? iya!
tapi bandingin juga sama kompetitor