Sistem Akuntansi Sederhana untuk Bisnis
Seorang pebisnis tanpa latar belakang Ilmu Ekonomi akan meng-kerutkan kening ketika berhadapan dengan istilah Sistem Akuntansi. Tadi malam dalam sharing bisnis dengan Reza dan Pak Samurai saya sempat menyinggung hal yang berhubungan dengan Sistem Akuntansi untuk sebuah bisnis, khususnya bisnis kecil ber-visi besar. Seusai saya sharing dan kemudian Pak Samurai langsung request untuk bisa ditulis di blog ini. Semoga saya bisa mendeskripsikan melalui tulisan seperti halnya mendeskripsikan ketika sharing tatap muka.
Sistem akuntansi sederhana yang ingin saya share kali ini sangat simple (simple = tidak mudah tapi juga bukan hal sulit). Sistem akuntansi ini saya dapatkan ketika masih SMP dari seorang pemilik toko kelontong ‘Toko Ayun’, pemiliknya merupakan orang China. Dengan sistem ini beliau telah berhasil menjadikan toko kelontong yang dulu kecil sekarang sudah sangat besar, serta banyak aset properti. Sistem akuntansi simple ini hanya membutuhkan ketelatenan yang hingga hari ini saya sendiri terus belajar untuk menerapkannya. Hanya ada 2 hal yang harus diketahui dan dilakukan untuk bisa menggunakan Sistem akuntansi ini : Mengetahui Jumlah Profit, dan Kedisiplinan. Tertarik untuk menggunakan dalam bisnis Anda? That is really SIMPLE things …. Begini ceritanya …. hehehe Baca Terus…
Teman terdekat saya bekerja sebagai Marketing di salah satu perusahaan Diagonistic Center
Struktur Organisasi selalu ditemui dalam sebuah perusahaan atau organisasi dalam berbagai skala bahkan menjadi sesuatu yang harus dimiliki. Nah bagaimana dengan bisnis kita? Sudahkah kita memiliki Struktur Organisasi? Perlukah Struktur Organisasi dimiliki oleh bisnis yang saat ini masih dalam skala kecil/menengah?
Asafa Powell membuktikan diri sebagai sprinter tercepat di dunia. Lewat rekor dunia lari 100 meter dengan waktu 9,74 detik, demikian tertulis di paragraf awal liputan olahraga
Ada beberapa hal unik yang saya temukan dari seorang bocah yang dalam perkiraan saya berusia sekitar 6 th, karena itu saya sebut dia si Kecil. Sehari – hari si Kecil ini menjajakan koran di perempatan Samsat Jl Kertajaya – Surabaya. Dalam pandangan saya dia telah memiliki beberapa hal marketing dasar yang sangat bagus untuk ukuran seusianya dengan produk yang dijualnya : koran